Fungsi Ginjal Bagi Manusia
Apa Fungsi Ginjal dalam Tubuh Manusia ?
Ginjal adalah sepasang organ tubuh
berbentuk seperti kacang, kurang lebih sebesar kepalan tangan. Terletak
di dekat punggung bagian bawah di tengah-tengah.
Ginjal adalah pengumpul ‘sampah’ yang
unggul. Setiap harinya, Ginjal anda memproses sekitar 189 Liter darah
untuk diproses dan dipilah menjadi sekitar 1.89 liter zat zat sisa dan
air. Zat sisa dan air ini kemudian menjadi air seni.
Zat sisa dalam darah terbentuk dari hasil metabolisme makanan yang kita makan.
Tubuh menggunakan makanan tersebut untuk
energi dan penyembuhan diri. Setelah tubuh mengambil apa yang
diperlukan dari makanan, zat sisa ini kemudian dikirim ke darah. Jika
ginjal tidak membuang zat sisa ini, zat sisa ini akan kemudian menumpuk
dari darah dan merusak tubuh.
Sistem filter ini terjadi dalam satuan
kecil dalam ginjal bernama Nephrons. Setiap ginjal memiliki
sekitar jutaan Nephrons. Dalam nephrons ini, saluran darah kecil bernama
Kapilari (capillaries) bersinggungan dengan kantung kecil penampung air
seni bernama tubules. Satu sistem pertukaran yang rumit
kemudian terjadi dan kemudian zat sisa dan air meninggalkan darah dan
masuk ke dalam sistem urin.
Awalnya, tubules menerima kombinasi zat
sisa dan zat kimia yang tubuh masih bisa gunakan. Ginjal anda
kemudian mengukur bahan kimia seperti sodium, Fosfor dan Potassium dan
kemudian melepasnya kembali ke dalam darah untuk
kembali ke dalam tubuh. Dengan cara ini, Ginjal anda mengatur kadar zat zat ini dalam tubuh. Kadar keseimbangan yang tepat sangatlah penting untuk kesehatan.
kembali ke dalam tubuh. Dengan cara ini, Ginjal anda mengatur kadar zat zat ini dalam tubuh. Kadar keseimbangan yang tepat sangatlah penting untuk kesehatan.
Selain pembuangan zat sisa, ginjal juga memproduksi 3 hormon penting :
- Erythropoietin (EPO) yang merangsang tulang untuk memproduksi sel darah merah
- Renin yang mengatur tekanan darah
- Vitamin D yang memiliki sifat aktif, yang membantu menjaga kebutuhan kalsium dalam tulang dan keseimbangan zat dalam tubuh
Apa itu “Fungsi Renal”?
Jika anda memiliki 2 Ginjal yang sehat,
anda memiliki 100 Persen Fungsi Renal. Ini sebenarnya Fungsi Renal yang
lebih dari kebutuhan anda. Beberapa orang dilahirkan hanya memiliki 1
Ginjal dan orang-orang ini mampu hidup secara sehat dan normal. Adanya
sedikit penurunan fungsi renal bukan merupakan masalah. Bahkan, anda
bisa hidup sehat hanya dengan fungsi renal 50% asalkan fungsi tersebut
stabil.
Tetapi bila orang dengan fungsi renal 50% terjangkit penyakit ginjal tentu saja fungsi ginjal akan semakin buruk.
Jika fungsi renal sudah kurang dari 20 %
maka kesehatan anda dalam bahaya. Jika fungsi renal sudah di antara 10 –
15 %, anda tidak dapat hidup lama tanpa adanya bantuan terapi seperti
Dialysis atau Transplantasi.
Mengapa Ginjal Gagal Berfungsi?
Kebanyakan penyakit Ginjal menyerang
Nephrons, sehingga kapasitas menyaringnya menjadi hilang. Kerusakan pada
nephrons ini dapat terjadi dengan cepat, yang merupakan hasil dari luka
atau racun. Tetapi kebanyakan
penyakit ginjal merusak nephrons secara perlahan dan tidak terdeteksi.
penyakit ginjal merusak nephrons secara perlahan dan tidak terdeteksi.
Dua penyebab umum penyakit ginjal adalah
diabetes dan tekanan darah tinggi. Faktor genetik juga sangat
berpengaruh. Jika keluarga anda memiliki riwayat kerusakan ginjal, maka
anda juga sangat mungkin terkena gagal ginjal.
1. Diabetic Nephropathy.
Diabetes
adalah penyakit di mana tubuh tidak dapat memproses gula sebagaimana
harusnya. Jika gula tetap berada dalam darah dan tidak diproses, dapat
menjadi racun bagi tubuh. Kerusakan pada Nephrons dari gula yang tidak
diproses ini dinamakan Diabetic Nephropathy.
2. Tekanan darah tinggi.
Tekanan
darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil dalam ginjal. Pembuluh
darah yang rusak ini tidak dapat menyaring racun dari darah sebagaimana
mestinya.
3. Penyakit Ginjal turunan dan Congenital.
Ada
beberapa penyakit ginjal turunan seperti Polycystic kidney disease (PKD)
, yang merupakan kelainan genetika yang membuat cysts berkembang dalam
ginjal. PKD cysts perlahan-lahan menggantikan massa ginjal yang ahkirnya
mengurangi fungsi ginjal hingga tidak berfungsi.
4. Penyebab lain penyakit ginjal
Racun : Beberapa obat-obatan
Over-the-counter dapat menjadi racun bagi Ginjal apabila di konsumsi
dalam waktu yang lama. Produk yang mengabungkan aspirin, acetaminophen
dan beberapa obat lainnya seperti ibuprofen ditemukan berbahaya bagi
ginjal.
Trauma, contoh pukulan langsung yang merusak ginjal
Bagaimana Proses Ginjal menjadi rusak?
Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan ginjal menjadi rusak dan tidak sepenuhnya diketahui.
Para ilmuwan masih mempelajari bagimana protein dan kadar kolesterol dalam darah mempengaruhi kinerja ginjal.
Apa Maksud dari Penyakit Ginjal ini ?
Acute Renal Failure (ARF)
Adalah berhentinya fungsi ginjal secara
tiba-tiba. Contoh, kehilangan darah tiba-tiba, kecelakaan yang melukai
ginjal, mengkonsumsi racun yang merusak ginjal, dan lain sebagainya.
ARF ini dapat menjadi permanen namun jika Ginjal anda tidak terluka fatal, maka hal ini dapat disembuhkan.
Chronic Renal Failure (CRF)
Kebanyakan masalah ginjal itu terjadi
secara perlahan-lahan dan tidak terdeteksi. Pengurangan fungsi ginjal
secara perlahan lahan ini disebut dengan Chronic Renal Failure atau
Chronic Renal Disease.
End-stage Renal Disease (ESRD)
Kerusakan ginjal permanen total atau hampir total. Penderita ESRD harus mengikuti dialysis atau Transplantasi untuk tetap hidup.
Apa Gejala Kerusakan Ginjal?
Gejala ini sering kali tidak terdeteksi
secara nyata. Biasanya terjadi sakit secara umum sehingga sulit
terdeteksi. Misal : Sering sakit kepala atau kelelahan atau gatal –
gatal seluruh tubuh.
Jika penyakit ginjal anda semakin
memburuk, anda akan sering buang air kecil atau semakin jarang,
kehilangan nafsu makan atau pusing dan muntah. Tangan atau kaki akan
merasa bengkak atau baal, mengantuk dan kurang konsentrasi.
No comments:
Post a Comment