MENGETAHUI TIPE PRIA DARI JARI TELUNJUK DAN JARI MANISNYA
Banyak yang mengatakan, kriteria pria
idaman bisa dilihat dari jemari tangannya. Perbandingan antara telunjuk
dan jari manis konon mengisyaratkan beberapa dari kepribadian dan fisik.
Ternyata memang benar-benar bisa dibuktikan. Sejumlah studi ilmiah
telah dilakukan terkait hal tersebut. Berikut sejumlah hal yang diungkap
dari panjang jari tangan pria, seperti dikutip dari situs sains
LiveScience, (25/2/2015).
Ukuran ‘Mr P’
Ukuran atau volume besar-kecil juga
dikaitkan dengan panjang alat kelamin pria atau “Mr P”. Berdasarkan
studi yang dipublikasikan dalam Journal of Andrology pada tahun 2011.Studi tersebut melibatkan 144 relawan, berusia 20 tahun ke atas yang menjalani operasi urologi,
saat pria-pria tersebut dalam kondisi terbius selama anestesi, para
peneliti mengukur panjang jemarinya, juga penis mereka baik dalam posisi
rileks maupun tegang. Jika jari telunjuk lebih pendek daripada jari
manis, maka makin panjang juga kemaluannya (dalam kondisi menegang). Hal
tersebut juga diduga akibat paparan testosteronnya.
Ketampanan Wajah
Kaitan antara jari dan daya tarik wajah pria, menurut studi yang dipublikasikan pada tahun 2011 lalu di jurnal Proceedings of the Royal Society B.Pria yang memiliki jari telunjuk lebih pendek daripada jari manis, wajahnya mungkin terlihat lebih tampan. kenapa demikian?
Penjelasannya, jumlah testosteron yang
terpapar pada bayi yang belum lahir, bisa berdampak pada bagaimana wajah
seseorang terbentuk. Juga terhadap seberapa menarik wajah pria.
penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perempuan lebih suka pria yang
maskulin, dengan garis wajah tegas seperti ‘manusia gua’. Atau dengan
kata lain, perempuan biasanya tertarik pada pria yang memiliki wajah
relatif pendek, dengan wajah bagian atas yang memiliki lekukan.
Bersikap Lebih Manis pada Perempuan
Pria yang memiliki jari telunjuk pendek
dan jari manis yang lebih panjang cenderung bersikap manis pada
perempuan. Demikian menurut studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences. Temuan tersebut bisa jadi sebagai akibat dari paparan hormon seksual di dalam rahim.
Dalam studi tersebut, lebih dari 155
individu, 78 pria dan 77 wanita diminta mengisi formulir untuk setiap
interaksi sosial dengan seseorang dengan jenis kelamin berlawanan,
selama 5 menit atau lebih panjang, dalam periode 3 minggu, di dalam
formulir tersebut terdapat checklist yang harus diisi, antara pribadi yang ramah (agreeable) atau menyebalkan (quarrelsome).
Pria dengan rasio dijit kecil pada
jarinya (jari telunjuk relatif lebih pendek dibandingkan jari manis),
sekitar sepertiga kali berperilaku lebih menyenangkan pada perempuan.
Sebaliknya sepertiga kurang menyebalkan ketimbang pria dengan ukuran
telunjuk lebih panjang dari jari manis.
Risiko Kanker
Sementara dalam beberapa hal, memiliki
telunjuk lebih pendek dari jari manis memiliki keuntungan. Namun, pada
hal yangf lainnya ada risiko yang harus dihadapi;seperti peluang lebih
tinggi mengalami kanker prostat. Demikian menurut studi tahun 2010 yang
dipublikasikan di British Journal of Cancer. Para peneliti menelaah rasio panjang jari dengan 1.500 pasien kanker prostat dan 3.000 pria sehat dalam periode 15 tahun.
Para ilmuwan meminta mereka untuk
melihat gambar tangan dan memilih mana yang paling mirip dengan milik
mereka. Terutama terkait panjang jari.Hasilnya, pria yang memiliki jari
telunjuk yang sama panjang atau lebih panjang dari jari manis, 33 persen
berpeluang lebih sedikit didiagnosa memiliki kanker prostat selama
studi, dibanding mereka yang memiliki telunjuk yang lebih pendek. Kabar
baiknya adalah, 33 persen peluang relatif kecil. Jadi, pria dengan rasio
digit yang lebih kecil, tidak perlu terlalu khawatir.
Prestasi Dalam Ujian
Banyak korelasi panjang jari berlaku
hanya pada pria, tapi ada juga yang bisa diterapkan untuk perempuan.
salah satunya pada anak-anak, dari kedua jenis kelamin, rasio dijit
terkait dengan nilai ujian. 
Menurut studi yang dipublikasikan pada 2007 di British Journal of Psychology.Tim
ilmuwan memfotokopi telapak tangan anak-anak dan mengukur rasio dijit
mereka. Lalu para peneliti membandingkannya dengan prestasi murid dalam
sebuah ujian. Dari situ diketahui, baik anak perempuan maupun laki-laki,
yang jari telunjuknya lebih pendek dari jari manis, rata-rata memiliki
nilai yang lebih tinggi pada pelajaran matematika daripada verbal.
Sebaliknya, murid perempuan yang memiliki rasio digit lebih besar (jari
manis lebih panjang dari telunjuk) mendapat nilai yang lebih baik dalam
tes verbal daripada matematika.
Lalu bagaimana dengan Anda, termasuk yang mana?
No comments:
Post a Comment