5 Kesalahan Dalam Menghadapi Perubahan Karir
Kesuksesan
seseorang sangat ditentukan oleh pekerjaan yang digelutinya. Tapi dalam
dunia kerja, kerap kali kita diperhadapkan pada kondisi kerja yang
memaksa kita untuk mengambil keputusan, apakah harus menetap atau tidak.
Seperti disampaikan Randall S. Hansen, Ph.D, terdapat lima kesalahan yang dilakukan pekerja saat memutuskan beralih karir.
Mengubah karir tanpa rencana
Kesalahan
terbesar dalam karir adalah saat Anda memutuskan untuk mengubah karir
tanpa rencana. Artinya, Anda terlalu tergesa-gesa dan memilih untuk
berlaih karir tanpa mempersiapkan tabungan yang cukup, keahlian dan
pegalaman yang memadai. Bagaimana pun Anda tentu membutuhkan dana dan
pekerjaan impian yang mempertimbangkan kualifikasi tertentu.
Lari dari karir
Lari
dari karir diibaratkan dengan mengubah pekerjaan yang saat ini Anda
kerjakan lantaran merasa bosan atau tidak menyukai sistem, bos atau
rekan kerja. Untuk hal ini, Anda hanya akan menambah beban baru untuk
karir Anda, sebab ketika Anda meninggalkan masalah di tempat kerja yang
lama, maka besar kemungkinan Anda juga akan menemui masalah yang sama di
tempat kerja yang baru. Jika Anda sudah mulai merasakan itu, segera
koreksi diri Anda dan jangan meninggalkan pekerjaan sampai Anda memiliki
rencana untuk berpindah pekerjaan.
Diintervensi orang lain
Seperti
penulis, orang tua menjadi tantangan besar yang harus penulis hadapi
saat menutuskan untuk memilih karir sebagai penulis. Randall S Hansen,
Ph.D menegaskan agar pilihan karir kita jangan sampai diintervensi oleh
orang lain, sebab mereka tidak berkaitan langsung dengan yang kita
kerjakan. Sebab jika Anda memaksakan untuk mengambil karir baru sesuai
keinginan orang lain, bisa jadi Anda malah membenci karir dan bahkan
orang yang memaksa Anda. Lakukanlah apa yang Anda sukai dan nikmati.
Belum mendapat jaringan/networking baru
Banyak
orang yang mengabaikan pentingnya jaringan/networking sebagai sumber
informasi untuk mencoba karir baru sesuai dengan referensi kerja dan
kualifikasi yang dimiliki. Mintalah panduan dari seseorang yang memiliki
pandangan luas seputar karir.
Tidak jeli dengan visi pribadi
Ada
kalanya ketika merasa khawatir dengan masa depan, maka berbagai tawaran
pekerjaan yang tidak disukai malah diterima. Pada akhirnya, ketika
dijalani karir baru ternyata tidak sesuai dengan visi pribadi. Anda
hanya akan berhadapan dengan beragam masalah, baik dari segi
ketertarikan pribadi, keterampilan dan tujuan Anda.
Memutuskan
untuk melakukan perubahan karir memang tidak gampang, sebab salah
mengambil langkah akan berakibat fatal bagi karir Anda ke depan. Sebab
kesuksesan ditentukan dari apa yang Anda lakukan saat ini, mulailah
menapaki karir setahap demi setahap hingga Anda bisa sampai dipuncak.
Salam sukses!!
No comments:
Post a Comment