"Jinak-Jinak Merpati Cowok"
Bimbang dengan
sikap pasangan yang jinak-jinak merpati? Mungkin suatu saat si dia
kelihatannya tertarik dengan Anda, namun di saat lainnya ia sepertinya
jaga jarak atau menarik diri. Istilah ini memang lebih sering dinobatkan
kepada kaum wanita saja, namun pada kenyataanya pria pun sebenarnya
suka melakukan jinak-jinak merpati juga.
Bagaimana sih jinak-jinak merpati pria ? Coba deh kita intip ..!
Pria
yang mencintai seorang wanita secara berkala perlu menarik diri sebelum
dapat lebih mendekat. Saat menarik diri, pria hanya bisa mulur sejauh
mereka dapat mengerut kembali. Pria secara naluri merasakan dorongan
untuk menarik diri itu dan siklus ini meliputi mendekat, menarik diri,
kemudian mendekat lagi . Ini bukan keputusan atau pilihan. Ini terjadi
begitu saja, dan bukan kesalahan siapa-siapa.
Kebanyakan kaum wanita
menyalahartikan sikap menarik diri pria karena umumnya wanita menarik
diri untuk alasan-alasan berbeda, misalnya bila ia tidak yakin pria itu
dapat memahami perasaan-perasaannya, bila ia pernah dilukai hatinya atau
takut dilukai lagi, atau bila pria pernah melakukan kesalahan dan
mengecewakannya.
Pria dapat menarik diri karena alasan-alasan yang
sama, tapi dapat juga dilakukan kepada wanita tidak membuat kesalahan
sekalipun. Ia bisa saja mencintai dan mempercayai si wanita, dan
kemudian tiba-tiba mulai menarik diri. Seperti karet gelang, ia akan
menjauhkan diri, kemudian kembali karena kemauannya sendiri. Hal ini
dikarenakan semata-mata untuk mendapatkan kebebasan saja.
Setelah
memisahkan diri sepenuhnya, tiba-tiba ia kembali merasakan kebutuhan
akan cinta dan kehangatan. Secara otomatis pria mendekat kembali untuk
melanjutkan hubungan pada tingkat kehangatan yang sama dengan saat ia
menarik diri. Jadi pria merasa tidak perlu mengulangi hubungan dari awal
lagi ( time is money booo ).
Bila pria tak punya kesempatan untuk
menarik diri, ia takkan pernah berkesempatan merasakan keinginan kuat
untuk berdekatan. Penting bagi wanita untuk memahami bahwa apabila
mereka memaksa ingin terus menerus berdekatan atau 'memburu-buru' pria
pasangannya yang sedang menarik diri; pria itu akan senantiasa mencoba
melarikan diri dan menjauhkan diri; ia tak pernah punya kesempatan untuk
merasakan dorongan cinta yang kuat.
Pria mulai merasakan kebutuhan
akan kemandirian dan kebebasan setelah memuaskan kebutuhan mereka akan
kehangatan. Saat pria mulai menarik diri, biasanya wanita mulai panik.
Padahal sesungguhnya tak perlu, jika ia menyadari bahwa setelah pria
menarik diri dan memuaskan kebutuhannya akan otonomi, pria biasanya
secara tiba-tiba ingin berhubungan lebih erat lagi. Pria secara otomatis
berubah-ubah antara membutuhkan kedekatan dan kemandirian ( tergantung
sikon deh ).
Intinya, wanita tak perlu panik ketika pasangannya terkesan menjauhkan diri.
Bersikaplah
wajar, sabar dan tunggulah saatnya sang arjuna kembali lagi ke pelukan
Anda dengan kehangatan yang sama seperti sebelumnya. Jadi jangan
langsung kesel dan cari pasangan baru. Begitu pula untuk yang sudah
punya pasangan tetap ( suami ), jangan cepet ngambek dan marah, apalagi
sampai nggak kasih jatah sang suami alias dipaksa puasa. Wah bisa lebih
runyam. Kata orang Perancis "Pamali atuh".
Intinya jinak-jinak
merpati pria ini dilakukan agar lebih merasakan dorongan kasih sayang
dan cinta yg lebih kuat lagi, bukan karena “gengsi”. Lelaki ingin
dimengerti juga lho.
No comments:
Post a Comment