Sakit Tumit, Asam Urat atau Bukan?
Keluhan sakit tumit cukup sering
ditemukan dalam masyarakat kita. Banyak di antara kita yang pernah
mengalami sakit tumit, terutama setelah bangun pagi, saat mulai
melangkah/berjalan. Biasanya, bagi mayoritas masyarakat Indonesia, sakit
tumit akan segera divonis sebagai asam urat. “Sakit tumit, asam urat
itu!”, itulah yang sering kita dengar, kita ucapkan, dan kita yakini.
.
Apakah benar sakit tumit disebabkan oleh kelebihan asam urat atau hiperurisemia?
TIDAK BENAR.
.
Jadi apa sesungguhnya penyebab sakit
tumit? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus terlebih dahulu
mengerti susunan dan bentuk bagian-bagian tubuh yang berada di tumit dan
sekitarnya.
.
.
Anatomi dan fisiologi kaki
Gambar tulang-tulang yang menyusun kaki. Sumber : www.3d4medical.com
.
Di dalam kaki, terdapat kumpulan tulang-tulang. Di antara semua tulang yang menyusun kaki, tulang tumit (os calcaneus) merupakan tulang yang paling besar. Pada semua tulang manusia, selalu terdapat tonjolan-tonjolon tempat melekat tendon (tendo) atau urat otot.
Urat atau tendon merupakan awal dan akhir dari otot. Dengan kata lain,
otot-otot berhubungan dengan tulang melalui tendon/urat. Hubungan inilah
yang memungkinkan kita menggerakkan tulang dan persendian kita, yang
memungkinkan kita melakukan semua jenis gerakan tubuh dan bagian-bagian
tubuh.
.
Gambar kaki ;hubungan antara tulang tumit dengan urat-urat sekitarnya. Sumber:www.3d4medical.com
.
Demikian juga dengan tulang tumit; di
permukaan tulang tumit juga terdapat banyak tonjolan, tempat melekat
tendon. Di antara semua tonjolan yang ada pada tulang tumit, ada dua
tonjolan yang terpenting, yaitu :
- Tonjolan di permukaan bawah tempat melekat urat dari kumpulan otot di telapak kaki, dan
- Tonjolan di bagian belakang tulang tumit tempat melekat tendon Achilles, urat besar dari otot belakang betis (musculus gastrocnemius).Tentu pembaca tidak asing dengan istilah tendon Achilles. Tendon Achilles dapat dengan mudah kita raba atau kita “cubit”, sambil merasakan tarikannya terhadap tulang tumit jika kita melakukan gerakan kaki seperti saat menginjak rem.
.
Gambar kaki, menunjukkan otot-otot dan urat-urat di kaki. Sumber:www.3d4medival.com
.
Keseluruhan kaki kita juga terbungkus oleh jaringan dan lapisan-lapisan urat (tendon), terutama di :
- pergelangan kaki atau sekeliling mata kaki,
- seluruh punggung kaki, dan
- pangkal jari-jari kaki.
.
Pada saat kita berdiri, berat badan kita
ditopang oleh kaki, terutama oleh tumit. Pada saat kita berjalan /
berlari, ketika akan melangkah, berat badan kita ditopang oleh bagian
depan telapak kaki. (Pembaca bisa mencoba praktekkan dan buktikan).
.
Sakit kaki karena kelebihan asam urat ( hiperurisemia )
.
Jika kadar asam urat (uric acid) dalam
darah terlalu tinggi, akan terbentuk endapan atau timbunan kristal asam
urat di dalam urat-urat dan di dalam ginjal. Endapan atau timbunan
kristal asam urat di dalam urat inilah yang menimbulkan rasa sakit pada
kaki. Jika berlangsung secara kronis, endapan-endapan di dalam urat akan
membentuk tonjolan atau benjolan yang disebut tophus atau tophi.
Ilustrasi daerah nyeri di pergelangan kaki akibat asam urat. Sumber:www.3d4medical.com
Rasa sakit/nyeri pada kaki akibat asam urat mempunyai ciri-ciri :
- Menyerang bagian-bagian kaki yang terbanyak uratnya, yaitu pergelangan kaki atau sekeliling mata kaki, seluruh punggung kaki, dan pangkal jari-jari kaki.
- Bersifat menetap, istirahat atau berdiam diri tidak mengurangi sakitnya.
- Daerah yang sakit bisa terasa panas.
- Daerah yang sakit bisa berwarna kemerahan.
- Bisa disertai dengan demam.
.
Kepastian tinggi tidaknya kadar asam
urat dapat diketahui dari pemeriksaan darah. Saat ini, biaya pemeriksaan
kadar asam urat di laboratorium swasta berkisar antara Rp30.000,-
sampai Rp35.000,- .
.
Sakit tumit karena tekanan tulang terhadap urat
.
Sakit tumit, tepatnya sakit telapak
tumit dan/atau belakang tumit, timbul akibat tekanan tonjoloan tulang
tumit (di bawah dan di belakang tumit) terhadap urat-urat yang
berhubungan dengannya.
Ilustrasi nyeri tumit. Sumber : www.3d4medical.com
Sakit/nyeri tumit yang disebabkan oleh tekanan tulang terhadap urat mempunyai ciri-ciri :
- Menyerang bagian tumit, terutama telapak tumit dan belakang tumit; kadang-kadang sisi samping tumit.
- Terasa paling sakit pada saat bangun tidur, saat langkah-langkah pertama, dan berkurang setelah beberapa puluh langkah berikutnya.
- Terasa lebih sakit saat melangkah/berjalan setelah duduk lama.
- Berkurang atau menghilang jika istirahat atau berdiam diri.
- Rasa sakit/nyeri bisa menjalar ke otot belakang betis jika tonjolan/taji berada di bagian belakang tulang tumit.
Sakit/nyeri tumit, baik di telapak tumit ataupun di belakang tumit, sering disebabkan oleh kondisi / penyakit sebagai berikut :
A. Kelebihan berat badan atau kegemukan (obesitas).
Semakin gemuk, semakin berat beban yang
harus ditopang oleh tulang tumit, hingga suatu saat menimbulkan rasa
sakit, terutama di bawah tumit.
Foto rontgen kaki seorang wanita 29 tahun
dengan keluhan nyeri kaki karena obesitas. Kedua tulang tumit sehat,
tidak keropos dan tidak mengalami pengapuran atau calcaneal spur.
Dokumentasi pribadi, atas ijin pasien.
B. Kebiasaan menggunakan sepatu ber-hak tinggi (”high heel”).
Kebiasaan
ini membuat tulang tumit dan telapak kaki menerima gaya beban yang
lebih tajam / kuat daripada jika menggunakan sepatu biasa.
Ilustrasi kaki dengan sepatu hak tinggi. Sumber : www.3d4medical.com
Jika kita menggunakan sepatu biasa atau sepatu yang membuat telapak
kaki sejajar dengan permukaan tanah, beban berat badan terbagi relatif
merata di seluruh telapak kaki. Tapi jika menggunakan sepatu
ber-hak tinggi, hanya titik-titik tertentu saja yang menerima beban
terbesar dari badan, yaitu terutama di bawah tumit dan bagian depan
telapak kaki. Jika kebiasaan yang salah ini berlangsung terlalu lama,
suatu saat akan timbul rasa sakit, khususnya di bawah tumit dan bagian
depan telapak kaki.
- Ilustrasi kaki dengan sepatu’hak’ tinggi. Garis hitam menunjukkan arah beban berat badan, garis merah menunjukkan titik-titik penerima beban. Sumber:www.3d4medical.com
.
C.Pengapuran tanpa keropos tulang tumit.
Kondisi ini bisa terjadi pada
orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan tenaga fisik yang sangat
berat, sehingga tulang-tulang seluruh tubuh termasuk tulang tumitnya
mengalami pengapuran (penebalan di permukaan tulang) tanpa keropos
tulang (osteoporosis). Pengapuran atau taji yang terjadi pada tulang
tumit disebut “calcaneal spur“. Pengapuran inilah yang menyebabkan rasa sakit pada tumit, tepatnya di bawah tumit dan di belakang tumit.
.
D.Keropos (osteoporosis) dan pengapuran tulang tumit.
Keropos tulang menyebabkan tulang
mengecil / memipih / mengerucut, sehingga permukaan tulang yang keropos
menjadi lebih kasar, lebih menonjol, lebih tajam. Bagian tulang yang
menjadi lebih tajam atau menonjol itulah yang disebut pengapuran.
Pengapuran tulang tumit (calcaneal spur) di bawah dan di belakang tumit inilah yang menyebabkan rasa sakit pada tumit.
Foto roentgen kaki seorang wanita 53 tahun.
Tanda panah menunjukkan pengapuran atau taji pada kedua tulang tumit
(calcaneal spur). Dokumentasi pribadi, atas ijin pasien.
.
Kepastian ada tidaknya pengapuran tulang
tumit dapat diketahui dari pemeriksaan roentgen. Saat ini, biaya
pemeriksaan roentgen di fasilitas medis swasta berkisar antara
Rp60.000,- sampai Rp100.000,- .
.
Sakit kaki, jangan langsung vonis asam urat
.
Jika kita bisa mengerti semua
penjelasan di atas, kita tahu bahwa ada perbedaan yang jelas antara
sakit kaki akibat asam urat dengan sakit tumit karena tekanan tonjolan
tulang terhadap urat. Bisa saja pada satu orang terdapat kedua penyakit
ini secara bersamaan; artinya bisa saja seseorang yang mengalami sakit
tumit juga sekaligus menderita asam urat, tapi yang menimbulkan rasa
sakit tumitnya bukan karena asam uratnya, melainkan karena tekanan
tulang terhadap urat di bawah dan/atau di belakang tulang tumitnya.
Di negara kita, cukup banyak orang
mengalami keluhan sakit tumit. Di dalam keluarga besar kita, orang-orang
dekat kita, tetangga kita, teman kerja kita, mungkin ada yang menderita
sakit tumit. Mereka yang menderita sakit tumit selama ini mungkin
merasa menderita asam urat dan diobati sebagai penyakit asam urat. Jika
selama ini kita terlalu mudah dan cepat memvonis sakit tumit sebagai
asam urat, maka mulai sekarang kita harus lebih teliti dan hati-hati
dalam memandang dan menangani keluhan ini. Jika ada di antara kita yang
sakit kaki, teliti dahulu bagian mana yang sakit, bagaimana ciri-ciri
atau sifat sakitnya, dan diskusikanlah secara rinci dengan dokter
terdekat/langganan kita masing-masing untuk memastikan penyebabnya.Untuk
kasus-kasus yang meragukan, pemeriksaan tambahan mungkin diperlukan
untuk memastikan penyebabnya.
Semoga tulisan ini memberikan kita pemahaman yang benar tentang keluhan sakit tumit.
No comments:
Post a Comment