MENYALURKAN HASRAT SEKS ALA NABI (BAGIAN 1)
Besarnya Fitnah (Cobaan) dari wanita (lawan jenis)
Pendahuluan
Artikel ini dengan seijin ALLAH merupakan edisi perdana dari artikel
serial mengenai Menyalurkan Hasrat Seks Ala Nabi. Artikel ini insyaALLAH
akan diterbitkan setiap malam minggu guna memfasilitasi para
pemuda-pemudi yang masih lajang dan juga di beberapa episode nanti
khusus bagi pasangan suami istri. Baik para pemuda, pemudi yang lajang
apalagi pasangan suami istri tentunya memiliki hasrat seksual yang perlu
disalurkan. Artikel serial ini akan menyediakan tambahan info pada
mereka untuk mendapatkan bekal yang tepat dalam menyalurkan hasrat seks
tersebut. Pembahasan akan didasarkan pada ajaran nabi sebagaimana yang
telah terekam dalam hadis-hadis.
Fitnah (cobaan) dari wanita (lawan jenis)
Rasulullah
telah memperingatkan mengenai besarnya cobaan/ bahaya (fitnah)
berkaitan dengan syahwat kemaluan. Hal ini terekam dalam hadis sebagai
berikut:
Dari Usamah bin Zaid dari nabi saw yang bersabda:"Sepeninggalku nanti,
tidak ada fitnah yang lebih berbahaya dibandingkan fitnah perempuan bagi
laki-laki" [HR.Bukhari dan Muslim]
Bahkan fitnah perempuan (lawan jenis) ini juga telah diperingatkan oleh ALLAH melalui FirmanNYA:
"Dihiaskan kepada manusia kecintaan kepada syahwat (apa-apa yang
diingini) yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis
emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatamg ternak dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi ALLAH lah tempat kembali
yang baik (surga)" [QS. Ali Imran:14].
Ketika mengomentari ayat tersebut penulis tafsir Ibnu Katsir (Abul Fida
Imaduddin Ismail bin Umar bin Katsir) berkata bahwa rahasia dari
didahulukannya wanita-wanita (lawan jenis) dalam QS2:14 adalah karena
fitnah (cobaan) yang mereka timbulkan jauh lebih hebat daripada fitnah
yang ditimbulkan anak-anak dan harta.
Mengenai hebatnya fitnah perempuan juga disebutkan oleh Rasulullah, yang terekam dalam hadis sebagai berikut:
Dari Abu Sa'I'd al-Khudriy, dari nabi saw yang bersabda:"Sesungguhnya
dunia ini manis dan hijau. ALLAH telah menjadikan kalian khalifahNya
disana dan melihat apa yang kalian kerjakan. Karena itu waspadalah
kalian terhadap dunia. Waspadai pula perempuan karena fitnah pertama
yang melanda Bani Israil adalah perempuan" [HR. Muslim]
Pada masa kini telah kita lihat bahwa apa-apa yang disebutkan dalam
Quran dan hadis di atas menjadi sangat nyata. Ketertarikan terhadap
lawan jenis, yang ujung-ujungnya adalah pelampiasan hasrat seks memang
menjadi cobaan yang paling banyak mengantar manusia pada kenistaan dan
dosa. Apalagi di masa semakin canggihnya komunikasi dan media, sehingga
banyak hal-hal privat dan tabu menjadi terbuka dan dikonsumsi khalayak
umum. Parahnya lagi berkat kemajuan teknologi pula budaya-budaya yang
tidak bernilai Islam justru semakin mudah masuk dan merusak nilai nilai
yang mulia. Para pemuda-pemudi sudah menganggap bahwasannya pacaran,
memiliki pacar seakan-akan adalah kewajiban, bahkan ada dan tidak
sedikit yang merasa malu manakala mereka berstatus jomblo atau tidak
memiliki pacar. Sungguh anggapan yang sangat keliru, karena dengan
memiliki pacar justru kemungkinan untuk menumpuk dan menimbun dosa jauh
lebih terbuka.
Sehingga hanya tersisa sedikit diantara pemudi pemuda yang masih
berprinsip dan keimanannya kuat, mereka menjaga diri mereka dari dosa,
tidak peduli pada celaan teman dan lingkungan. Meski cobaan dan cacian
buat mereka tercela dihadapan manusia, namun mereka sungguh mulia
dihadapan ALLAH. Alangkah beruntungnya mereka ini. Semoga kita,
saudara-saudara kita, anak-anak kita dan orang-orang yang kita sayangi
dapat terhindar dari fitnah zaman dan termasuk yang menjaga diri mereka.
No comments:
Post a Comment