Ciuman Basah di Bibir Lebih Diminati, Kenapa?
Bibir merupakan
bagian organ tubuh kita yang paling atas tingkat kesensitifannya. Daerah
ini lebih mudah terstimulasi oleh sentuhan. Secara alami, sebagai
wujud kasih sayang atau cinta, banyak orang dari kita akan mewujudkannya
dengan sebuah ciuman. Demi keharmonisan pacaran kalau sudah cinta, saat
berdekatan tak jarang berpelukan dan saling pandang. Habis memandangi
hidungnya (baik mancung atau pesek), maka bibir akan menjadi objek
pandangan selanjutnya. Melakukan ciuman bibir atau tidak itu bagi saya
sebuah “hak”, siapa saja yang merasa sudah dewasa pasti bisa memaknainya
sesuai dengan jalan pikiran serta keyakinannya sendiri.
Tentang ciuman basah. Orang asing biasa menyebutnya dengan istilah “French Kiss”, dimana ciuman ini dilakukan bukan hanya memainkan kedua bibir saja tetapi lidah diantara keduanya juga bertemu. Ciuman dengan style ini lebih banyak dilakukan sebab banyak pasangan yang menyukainya, bahkan melakukannya dalam waktu yang lama.
Jangan ditanya ya,
kalau kalian sudah berpengalaman melakukan satu hal ini dengan pasangan
kalian, pasti kalian akan menjadi kecanduan untuk bisa melakukannya
lagi dan lagi! Saya kira, sebenarnya ciuman bibir dengan waktu yang lama
(French kiss) inilah penyebab kenapa banyak terjadi kasus kehamilan di luar nikah pada teman-teman seumuran kita.
Pada intinya saya akan mengingatkan dua hal saja….
Yang pertama, faktor yang mempengaruhi adanya keiinginan untuk berciuman basah.
Dalam hal ini akan ada banyak macam faktor pendorongnya, beberapa diantaranya karena mindset (keyakinan:
melakukan atau tidak melakukan), lingkungan pergaulan teman yang
berpengaruh, kebutuhan biologis seiring perkembangan fisiologis, adanya
sikap remaja yang suka coba-coba atas rasa penasarannya terhadap hal-hal
yang baru!
Jika sudah pernah
melakukan, perlu diketahui sewaktu ciuman ada beberapa hormone yang
membuat seseorang yang berciuman merasakan sensasi yang “beda”
diantaranya sebagai berikut;
Saat berciuman basah
akan timbulah beberapa hormone, diantaranya Hormon Oxytocin, yang
berasal dari hypothalamus otak akan menimbulkan rasa enjoy, Hormon
Endorfin yang berperan sebagai penghasil rasa nyaman (bersifat analgesik
: pereda rasa sakit, penurun stress), Hormon Adrenalin, yang berperan
sebagai pemicu denyut jantung untuk lebih cepat sehingga membuat kalian
merasa kuat/bertenaga saat berciuman. Dan hormone Estrogen dan
testosterone sebagai pendorong kalian ingin melakukan ciuman basah
(libido).
Yang kedua, ketahuilah
bahwa jika tidak berhati-hati, ciuman itu bisa jadi jalan tertularnya
penyakit. Ada beberapa penyakit yang menular lewat air liur. Disela-sela
rongga mulut, gusi dan lidah itu terdapat banyak sekali bakteri. Mulut
yang bau tanda bahwa mulut tersebut terdapat banyak bakteri.
Beberapa penyakit yang
mungkin bisa ditularkan lewat air liur itu ialah diantaranya sebagi
berikut, penyakit flu yang disebabkan karena virus. Apabila daya tahan
tubuh ngedrop maka kondisi tubuh kita akan mudah tertular penyakit ini.
Tertular penyakit Glandular Fever, penyakit ini disebabkan oleh virus
Mononucleosis dengan gejala sakit pada tenggorokan, kepala terasa sakit,
demam, cepat lelah dan turunnya nafsu amakn. Ada juga penyakit Herpes
(radang kulit) yang bisa ditularkan melalui air liur. Peyakit ini akan
ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung berisi air pada kulit
penderita. Herpes biasanya menyerang mulut (disebut Herpes Simplex)dan
bagian pinggang bagian atas disebabkan karena virus. Beresiko terkena
penyakit Hepatitis B, penyakit kutil ( adanya penebalan kulit yang
berlebihan karena virus HPV.
Lalu yang mengerikan
satu penyakit ini nih, namanya Meningakokus. Suatu penyakit radang
selaput otak dan sum-sum tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri.
Setelah membaca habis tulisan ini, lalu pertanyaan saya pada kalian;
No comments:
Post a Comment